Senin, 29 Oktober 2018

Uwuh Rawuh : Minuman Tradisional Kemasan Kekinian


Apasih Uwuh Rawuh?

Uwuh Rawuh merupakan produk yang menjual minuman tradisional khas Yogyakarta yaitu wedang uwuh namun dikemas dengan kemasan souvenir yang lebih menarik dan mengusung konsep go green.

Nah, Apa sih Wedang Uwuh itu? Wedang uwuh merupakan minuman yang disebut sebagai sampah karena bahan-bahannya yang banyak yaitu terdiri dari secang, jahe, daun pala, cengkeh, gula batu, dan kapulaga. Bahan-bahan ini jika dijadikan satu seperti dedaunan sampah yang berserakan. Sampah kok dikonsumsi sih? Upss.. Jangan salah.. Wedang Uwuh ini manfaatnya banyak banget loh..
Apa aja coba? Yuk lihat lihat list manfaat dari wedang uwuh :

1. Dapat menghangatkan Tubuh
          Kok bisa sih? Bahan wedang uwuh salah satunya adalah jahe dimana yang memang bermanfaat untuk menghangatkan tubuh.
2.



#wedanguwuh #wedang #uwuh #kekinian #souvenir #jogja #minuman #tradisional #minumantradisional #souvenirjogja #oleholeh #oleholehjogja #malioboro #yogyakarta #kemasankekinian #sehat #kesehatan #manfaat #manfaartwedanguwuh

Jumat, 26 Oktober 2018

Review Spa

Konsep Pengembangan Kawasan Wisata Spa oleh Gumelar S. Sastrayuda (2010)

Spa merupakan suatu pendekatan yang dapat menganalisa, merencanakan, dan mengembangkan potensi sumber daya mineral menjadi objek dan daya tarik wisata. Kawasab wisata spa sendiri merupakan perencanaan dan pengembangan suatu kawasan untuk memperoleh keseimbangan antara potensi alam dan dengan mengembangkan potensinya agar dapat bermanfat.
Perencanaan dan pengembangan kawasan spa meliputi :
1. Perencanaan, pemanfaatan, dan pengembangan sumber daya mineral.
2. Pemberdayaan masyarakat.
3. Penaraan fasilitas dalam kawasan yang sesuai.
4. Pemasaran kawasan Spa.

Kamis, 06 September 2018

Wellness Spa

Wellness spa dibagi menjadi 4 :
1. Bath
2. Shower
3. Steam
4. Sauna

Berikut akan dijelaskan secara mendetail dan contoh paket serta manfaatnya :
1. Bath
 Bath yang dimaksud berarti berendam. Semua hal yang berkaitan dengan berendam dapat dikatakan sebagai spa. Contoh paket berendam dan manfaatnya,

a. Paket Berendam Rempah-rempah di Putri Kemuning Spa, yang bermanfaat untuk merawat kecantikan dan menyebatkan kulit
b. Paket Spa Tradisional di Putri Kemuning Spa, yaitu paket spa dengan berendam bunga yang bermanfaat untuk membuat kulit bercahaya
c. Paket Spa Madu Susu di Putri Kemuning Spa, yaitu paket berendam dengan susu yang bermanfaat untuk mengangkat kulit mati
d. Paket

2. Shower
Shower merupakan perawatan spa juga. Shower juga memiliki perbedaan tiap kemasannya, yaitu dengan jumlah aliran airnya. Contoh paket shower dan manfaatnya,
a. Paket

3. Steam
Steam merupakan salah satu paket spa yang merupakan perawatan spa dengan cara penguapan. Berikut contoh paket dan manfaatnya,
a.

4. Sauna
Sauna adalah paket spa yang paling terkenal dikalangan wellness spa lainnya. Paket ini menawarkan perawatan spa dengan cara memberi atmosfir atau hawa yang panas di suatu ruangan atau bertutup suatu alat agar pemakai dapat mengeluarkan keringat. Berikut contoh paket dan manfaatnya,
a.

Sumber
1. http://www.putrikemuningspa.com/

Jumat, 17 Agustus 2018

Health and Spa Tourism

Sejarah, Konsep, dan Perkembangan Spa

     Pengertian spa adalah perawatan menyeluruh dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan menggunakan unsur utama air dan dicampur dengan bahan-bahan lain yang memiliki berbagai manfaat dapat menyehatkan dan menyegarkan tubuh. Sejarahnya spa berawal dari benua eropa namun di Indonesia spa juga sudah berkembang sudah mulai cukup lama, contohnya adalah ada dan dibangunnya Taman Sari di Yogyakarta yang merupakan area pemandian untuk keluarga Raja, berendam air hangat juga termasuk spa yang sangat sederhana. Perkembangan setelah itu spa menjadi banyak digunakan di Benua Eropa dan di Jepang.

      Bahan utama air dengan campuran bahan-bahan berkhasiat membuat spa menjadi salah satu alternatif untuk penyembuhan beberapa penyakit, membuat penat jadi hilang dan badan menjadi lebih segar lagi hal ini lah yang menjadi konsep utama dari spa yaitu menyehatkan dan menyegarkan. Awal mula spa untuk di Indonesia berkembang karena banyak orang tua yang mencampur atau membuat ramuan sebagai obat dengan cara berendam. Konsep ini semakin lama semakin berkembang dengan campuran berbagai macam bahan dengan berbagai macam manfaat.

       Dalam perkembangannya hingga sekarang, spa mulai mengarah sebagai tempat wisata karena pada dasarnya spa membantu orang agar merasa senang, tenang, dan santai. Spa yang awalnya hanya berendam dengan campuran bahan-bahan tradisional mulai menjadi lebih komplaks dengan adanya berbagai macam perawatan tambahan demi mendukung dan menambah manfaat dari spa itu sendiri. Tidak hanya itu, spa sekarang muali dijadikan fasilitas yang wajib ada diberbagai tempat umum utamanya tempat penunjang pariwisata seperti, hotel, resort, bandara, club, dan lain sebagainya. Bahan yang digunakan untuk berendam juga lebih bervariasi dan unik seperti adanya Spa Ramen di Jepang dengan rendaman air kuah ramen dan adanya Spa Wine yang menggunakan wine sebagai bahan utama untuk berendam. Spa yang awalnya berkembang dan menjadi fasilitas untuk keluarga kerjaan dan seiring waktu mulai lebih meluar menjadi fasilitas yang dapat digunakan untuk para bangsawan atau kaum kaya saat ini fasilitas spa sudah lebih fleksible dan dapat terbuka untuk semua kalangan dan tarif yang ditawarkan juga bervariasi hingga dapat menyentuh kalangan mahasiswa.

Sumber referensi :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Spa
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Single-page_application
https://www.spadibali.com/sejarah-spa-di-indonesia
https://indahdancantik.wordpress.com/2012/10/29/10-macam-spa-teraneh/amp/

Jumat, 25 Mei 2018

Monitoring dan evaluasi Desa Wisata

TUGAS MANAJEMEN DESA WISATA
MONITORING DAN EVALUASI
MASYARAKAT
Kelompok 2
Nama Kelompok :
Ana Finurika (16/401165/SV/11669)
Arinningsih (16/401171/SV/11678)
Ariska Fertanti (16/401176/SV/11680)
Cahyo Dedi Derado (16/401179/SV/11683)
Faida Novian Ulfa (16/401188/SV/11692)
Naadaa Kamilia           (16/405788/SV/12484)

Monitoring
Tahap monitoring adalah tahap aktifitas yang ditunjukan untuk memberikan informasi tentang sebab dan akibat dari suatu kebijakan yang sedang dilaksanakan. Monitoring dilakukan ketika sebuah kebijakan sedang diimplementasikan.

Monitoring untuk masyarakat :
Cara masyarakat memandang pembentukan desa wisata yang ada di lingkungan sekitarnya.
Indikator
Tingginya tingkat sadar wisata dan pikiran terbuka masyarakat mengenai penerimaan pembentukan desa wisata yang ada di lingkungan sekitarnya.
Perbandingan jumlah masyarakat yang setuju atau menerima dengan masyarakat yang tidak setuju dan tidak menerima pembentukan desa wisata yang ada di lingkungan sekitarnya.

Peran masyarakat dalam pembentukan desa wisata.
Indikator
Memahami tugas pokok dan fungsi sebagai kelompok sadar wisata.
Perbandingan jumlah masyarakat sekiar yang aktif atau ikut serta dan yang pasif atau tidak ikut serta dalam pembentukan desa wisata.

Dampak ekonomi dari pembentukan desa wisata yang ditimbulkan untuk masyarakat sekitar.
Indikator
Peningkatan jumlah pendapatan masyarakat.
Perbandingan jumlah masyarakat miskin dan berkecukupan.
Ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Berkurangnya pengangguran.

Sikap masyarakat terhadap budaya luar ( culture shock)
Indikator
Kesiapan masyarakat terhadap budaya luar yang dipengaruhi oleh wisatawan yang berkunjung ke desa wisata tersebut.
Filterisasi masyarakat setempat dalam mengolah budaya baru dari luar.

Cara masyarakat mempertahankan budaya lokal
Indikator
Pengaruh kearifan lokal sebagai daya dukung masyarakat lokal dan wisatawan.
Seberapa jauh masyarakat sekitar melestarikan dan menjaga budaya lokal yang ada.

Evaluasi
Tahap evaluasi adalah tahap untuk menilai keberhasilan kegiatan dengan membandingkan antara tujuan dengan hasil yang dicapai atau antara program dengan pelaksanaannya. Evaluasi baru dapat dilakukan kalau suatu kebijakan sudah berjalan cukup waktu.

Evaluasi untuk masyarakat :
Pandangan masyarakat secara general tentang terbentuknya desa wisata.
Pembentukan desa wisata melalui peran dan kontribusi masyarakat setempat.
Peningkatan ekonomi yang ditimbulkan oleh masyarakat.
Sikap masyarakat dalam menerima budaya baru.
Eksistensi kearifan lokal dalam menjalankan desa wisata.

Rabu, 14 Maret 2018

Kelembagaan Desa Wisata

Tugas kelompok
Nama Kelompok
Alfiyah Mutma’inah
Ana Finurika
Angelica Adeline Puteri Wibowo
Elsa Chalsaqia Aretha Nabella
Winda Nurrahma

Struktur Organisasi


Semua masyarakat desa harus terlibat secara langsung dalam pengelolaan desa wisata. Namun pemerintah juga harus berpartisipasi sebagai pendamping dalam pengelolaan desa wisata. Fungsi peran pemerintah ialah mengawasi, memberi edukasi, serta mendukung masyarakat desa dalam memajukan potensi yang dimiliki oleh desanya tersebut.

 Job Desk

 Sie Konsumsi
Mengelola segala kegiatan yang berkaitan dengan food dan beverage

Sie Akomodasi
Bertugas mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan akomodasi dan transportasi untuk wisatawan, memastikan fasilitas selama wisatawan menginap terpenuhi dengan baik.

Sie Atraksi
Sie Atraksi yang mengelola kegiatan apa saja yang dapat dilakukan oleh wisatawan serta memastikan apakah kegiatan yang dilakukan dan diberikan pada wisatawan itu sudah berjalan dengan baik atau belum.

Sie Keamanan dan P3K
Sie keamanan memastikan wisatawan yang datang ke sebuah desa wisata tersebut terjaga keamanannya, misal memastikan tidak ada kriminalistas yang terjadi saat wisatawan sedang berwisata.
Sie P3K memastikan kesehatan wisatawan terjaga, apabila ada wisatawan yang saat berwisata terjadi hal-hal yang tidak terduga seperti wisatawan yang jatuh saat proses wisata, Sie P3K bertugas memberikan pertolongan pertama.

Sie Kebersihan
Bertugas menjaga kelestarian lingkungan wisata serta kebersihan dari sampah yang ada di tempat wisata.

Tim Marketing
Mempromosikan destinasi supaya diketahui oleh banyak wisatawan. Yang bertugas dan berpikir bagaimana cara membuat wisata ini di kenal oleh masyarakat.

Tim Kreatif
Tim Kreatif mengemas destinasi wisata agar lebih menarik dan menambah minat wisatawan.

2. Contoh Pengelolaan Desa Wisata

Desa Wisata Pentingsari
          Sistem pengelolaan di Desa Wisata Pentingsari dapat dikatakan sudah baik. Pembagian tugas sudah sesuai dengan divisi-divisi yang ada sehingga pelaksanaan kegiatan wisata di desa tersebut dapat berjalan dengan baik. Selain itu, tiap masyakarat ikut berperan aktif dan saling bekerjasama dalam memajukan potensi yang ada. Hal inilah yang menjadi faktor Desa Wisata Pentingsari sebagai salah satu desa wisata terbaik di Jogja.

Desa Wisata Blue Lagoon
          Di Desa Wisata Blue Lagoon terdapat permandian dengan air yang jernih dan bewarna biru yang cantik. Sebenarnya, banyak potensi yang bisa dikembangkan di desa wisata ini. Namun sayang, masyarakat sekitar belum terlalu berperan aktif dalam pengembangan desa wisata tersebut. Beberapa tempat di Desa Wisata Blue Lagoon ini masih terbilang kurang terawat dan masih membutuhkan inovasi-inovasi untuk membangun desa wisata tersebut. Hal ini bisa saja disebabkan karena kesibukan masyarakat sekitar diluar mengembangkan desa.

Senin, 12 Maret 2018

Desa Wisata Ngringinan, Ganjuran


Travel Writing
Pelangalaman ke Desa Wisata Ngringinan
Oleh Ana Finurika (B)

     Desa wisata Ngringinan merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di daerah Bantul. Desa wisata ini cukup baru namun sudah cukup memiliki beberapa fasilitas dan paket atraksi yang mendukung. Paket wisatanya terjangkau dengan paket yang isinyan beragaram dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan. Namun ada batasan orang yang dapat berkunjung di desa ini 120 orang untuk dewasa dan 150 untuk anak-anak. Disini juga ada paket wisata kreatif yaitu memasak terutama memasak jajanan madumongso yang menjadi salah satu makanan yang menjadi khasnya dari desa ini. Madumongso ini memiliki keunikan sendiri dan tidak sama dengan madumongso biasanya karena  menggunkan ketan putih dan juga diberi kelapa, jadi rasanya lebih kenyal dari madumongso biasanya. Maka tidak heran jika madumongsonya cukup terkenal dan diminati banyak orang.
      Desa ini punya 2 atraksi utama, pertama Museum Bantul Masa Belanda. Bangunannya merupakan bangunan biasa yang terdapat sebuah ruang tamu yang cukup besar dan mampu memuat orang-orang yang berkunjung kesana. Museum ini menjadi satu rumah dengan ruangan besar itu yang bisa disebut dengan hall/ aula. Ada 3 bagian kamar kecil yang saling terhubung dan setiap ruangan ini terdapat beberapa foto bukti bisu dari sejarah Bantul pada masa belanda yang sekarang sudah tidak ada lagi dan hanya tersisa foto-foto tersebut.
     Setelah itu ada Gereja Hati Kusus Yesus dan juga candi Ganjuran yang cukup popular karena adanya cerita sejarah yang cukup menarik didalamnya. Gereja Ini merupakan gereja bangunan baru karena Gereja yang dulu telah rubuh dan rusak karena gempa. Meskipun bangunan baru namun gereja ini memiliki nilai yang cukup banyak dan menyimpan cerita yang cukup dalam. Disebelahnya terdapat candi Ganjuran, candi ini saat terjadi gempa yang menyebabkan  bangunan gereja hancur, candinya malah tetap berdiri kokoh bahkan masih terlihat sangat baru karena dirawat dengan sangat baik. Sampai sekarang gereja dan juga candi ini masih digunakan untuk ibadah selain dari wisata.

Senin, 05 Maret 2018

Gambaran Sifat Manusia Sesungguhnya

Tokoh Wayang : Karna

Wayang Karna

Latar Belakang 

           Karna atau yang memiliki nama lain Radeya, Basusena, Sutaputra, Suryaputra, Anggadipa merupakan tokoh pewayangan dari Mahabarata. Putra dari Dewi Kunti dan Dewa Surya yang didapat dengan berkat yang dimiliki Dewi Kunti, adityahredaya. Kelahiran Karna yang tidak diinginkan membuat Dewi Kunti "membuangnya" dengan mehanyutkan bayi 'putra surya' dalam keranjang ke sungai Aswa. Sejak lahir Karna sudah memakai baju pelindung (baju perang lengkap) dan perhiasan seperti anting-anting dan kalung dari Surya yang membuat Karna dipanggil Basusena (namun nama ini lebih sering dipakai setelah Karna cukup menguasai Ilmu memanah). Karna kesatriya dari Angga, yang diceritakan bahwa status tersebut didapatnya berkat permintaan Duryudana untuk membuat Karna menjadi Raja Angga kepada ayahnya. Awalnya setelah dihanyutkan Karna ditemukan dan diasuh oleh Adirata yang berkerja sebagai kusir kereta di kerajaan dan membuatnya sering dihina 'anak kusir' dan mendapat panggilan Sutaputra, yang bermaksud bahwa Karna memiliki kasta yang berbeda dari bangsawan. Ibunya bernama Radha, karena Karna sangat menyayangi ibu Radha begitupun sebaliknya, Karna pun mendapat panggilan Radeya yang artinya anak Radha. 


         Karna merupakan anak dari Dewi Kunti yang berarti kakak tertua dari Pandawa. Karna juga dikenal sangat mirip dengan adiknya Arjuna, apalagi mereka berdua memiliki keahlian yang sama yaitu memanah dan hal tersebutlah yang membuat mereka selalu terkait satu sama lain hingga akhir. Dalam cerita Mahabarata yang intinya adalah Perang Bharatayudha, pasukan kurawa melawan pasukan pandawa, Karna lebih memihak kurawa karena alasan balas budi dan kesetiaanya pada tanah airnya. Di perang Bharatayudha bagian akhir, Karna diangkat sebagai panglima pasukan kurawa setalah Bisma gugur dan akhirnya Karna pun kalah ditangan adiknya, Arjuna.

Ciri Khas Wayang Karna


        Karna tergolong tokoh wayang yang berkarakter branyak (lanyap), dengan posisi muka langak, bermata liyepan, berhidung walimiring, bermulutsalitan dengan kumis tipis. Ia bermahkota topong, dengan hiasan turidha, jamangsusun, sumpingmangkara, jungkat penatas, jamangsulaman, nyamatdan gelapan utah-utah pendek. Rambut ngore odhol, memakai praba sebagai simbol kekuasaanya sebagai adipati. Posisi kaki dengan pocong semenningrat dengan dodot motif semenjrengut seling gurdha. Ada sepasang uncal kencana sebagai bagian busana, menyandang keris yang disimbolkan dengan manggaran. Atribut lainnya memakai kelatbahu naga pangangrang, gelang calumpringan, dan memakai keroncong. Adipati Karna ditampilkan dengan muka merah atau Jambon dengan badan gembleng. Wanda: Reca, Begal, dan Rewe. Namun dalam pewayangan yang ada di Indonesia, wayang dapat berubah-ubah (tidak semuanya berubah tetapi ada perbedaannya satu sama lain).



Karakter


         Karna memiliki karakter yang unik. Kebanyakan orang menganggap bahwa Karna merupakan sosok yang sangat buruk karena telah membela pandawa namun, Karna sebenarnya memiliki karakter yang sangat terpuji, bahkan tidak cocok jika disebut tokoh antagonis. Berikut kebaikan dan keburukan Karna :



  • Ikhlas /Mudah memaafkan
  • Dermawan (biasanya kepada rakyatnya)
  • Tabah
  • Tidak mudah menyerah /Gigih
  • Memiliki pendirian yang kuat / Tegas ( Karna bersikukuh dengan pilihannya dan tidak goyah)
  • Rela berkorban /Berjiwa besar
  • Cinta tanah air ( Karna sebagai kesatria membela Tanah airnya dalam perang)
  • Setia Kawan
  • Menepati Janji
  • Mempunyai rasa balas budi tinggi
  • Licik
  • Sombong, angkuh
  • Demi kata setia kawan dan balas budi rela menempuh jalan yang tidak benar
  • Melakukan apapun untuk mencapai tujuannya / Ambisius
Refrensi dan Sumber Gambar

1. https://medium.com/@nokenkita.com/mengenal-sosok-adipati-karna-8ae80333f6952.

2. http://www.denundo.com/2014/05/sifat-watak-tokoh-wayang-mahabarata-3.html
3. https://id.wikipedia.org/wiki/Karna
4. https://www.kompasiana.com/sha.lluvia/karna-dan-kesetiaannya_54ff6c7ba33311c24f50fc38
5. https://engineear.co/2012/04/02/kumbakarna-adipati-karna-soekarno/
6. http://okegituaja.blogspot.co.id/2013/01/adipati-karna.html
7. https://ceritawayangkulit.wordpress.com/2014/04/12/karna-satria-tripama/

Minggu, 25 Februari 2018

Dampak Positif dan Negatif Rural Tourism

Materi 4
Dampak Positif dan Negatif Rural Tourism
oleh Ana Finurika (B)

          Rural tourism yang menjadi salah satu jenis wisata yang saat ini kian ingin dikembangkan memiliki beberapa sisi negatif dan positif. Untuk orang-orang yang ingin mengembangkan dan juga masyarakat luas seharusnya mengetahui sisi-sisi tersebut agar industri ini tetap berkembang dan sisi negatifnya dapat diantisipasi.
Berikut beberapa sisi negatif dan positif rural tourism :


  • Aspek sosial-ekonomi
Positif
  1. Menyediakan pekerjaan dan sumber penghasilan tambahan/baru
  2. Mengurangi ketidak-setaraan
  3. Mendorong aktifitas masyarakat secara kolektif
  4. Menyediakan kesempatan untuk mempertahankan popularitas di era ini
  5. Membantu mengembalikan popularitas
  6. Memberi efek secara keseluruhan
Negatif
  1. Adanya kebocoran ekonomi
  2. Inflasi harga lokal
  3. Migrasi tenaga kerja
  4. Mengubah struktur pekerja lokal
  5. Mengubah pasar perumahan lokal
  6. Memperkuat persepsi dari pekerja wanita sebagai pekerja rendahan
  7. Kemandirian yang menyeluruh dengan link yang lemah pada ekonomi lokal
  8.  Keperluan yang musiman

  • Budaya
Positif
  1. Menghidupkan kembali budaya lokal
  2. Menanamkan kebanggan lokal, harga diri dan identitas diri
Negatif
  1. Mengubah kebudayaan lokal menjadi konsumsi umum (komersial/ hanya untuk keuntungan semata)
  2. Merusak keaslian budaya

  • Fisik : Bangunan dan Alam
Positif
  1. Dapat dilindungi dan dimanfaatkan
  2. Membantu perbaikan dan penggunaan ulang properti yang ditinggalkan
Negatif
  1. Merusak habitat
  2. Mengotori atau memberi polusi
  3. Penyebab kemacetan
  4. Adanya pembangunan yang terbengkalai

Sabtu, 17 Februari 2018

Konsep Desa Wisata

Materi  3
Konsep Desa Wisata

Oleh Ana Finurika (B)

            Desa wisata merupakan salah satu bentuk wisata atau destinasi wisata yang berkembang di Industri Pariwisata. Desa wisata memiliki karakter yang sangat berbeda dengan wisata-wisata lainnya. Desa wisata juga sangat berhubungan dan terikat dengan lingkungan maka dari itu keduanya yang saling berhubungan menimbulkan dampak dari keduanya. Industri pariwisata yang sudah ada sangatlah banyak, maka jika dituliskan begini hasil dari pengelompokan wisata dan aktifitasnya :

            Tur :
 * Berjalan kaki
 *  Berkuda
 * Touring in egyp caravans, wagons motorized touring
 * Tur kota kecil atau desa kecil
 * Berpetualang /liburan padang gurun
 *  Bersepeda
 *   Menunggang keledai
 *  Cross-country skiing

Berhubungan dengan air :
* Memancing 
* Renang
* Wisata sungai/ kanal
*  Berkano
* Selancar angin
*  Balap speedboat
* Pelayaran
* Facilities of the ‘aqualand’ type

Berhubungan dengan udara :
* Pesawat ringan
* Pesawat layang
* Balon udara

Olah Raga :
Peraturan Alam
*  Potholing
*  Panjat tebing
*  Orienteering
Peraturan Modifikasi
* Tenis
* Golf
* Intensitas rendah ski lereng
*  Berburu
* Wagons motorized touring

Budaya :
*  Arkeologi
*  Situs restorasi
* Studi warisan pedesaan
* Perusahaan industri, pertanian atau kerajinan lokal
*  Museum
*  Kursus kerajinan
* Bengkel artistik
*  Kelompok rakyat
*   Rute budaya, gastronomi dan lainnya

Kesehatan:
* Pelatihan kebugaran
*  Kursus bela diri
*  Spa dan resorts kesehatan

Aktifitas 'Passive' :
*   Liburan relaksasi di lingkungan pedesaan
*   Studi alam di outdoor, termasuk melihat burung dan photography

Hallmark Events
*  Festival olahraga pedesaan
* Pertunjukan pertanian

Bisnis:
* Konferensi berskala kecil
* Wisata Incentive short-breaks 

Selasa, 13 Februari 2018

Desa Wisata Madobak, Mentawai

Review
Desa Wisata Madobak,
 Mentawai, Sumatera Barat

oleh Kelompok 2
Ana Finurika
Annisa Fadhilah Husna
Andre Panji


                  Desa Madobak terletak di Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. Desa Madobak merupakan desa adat terbaik yang terpilih menjadi salah satu desa wisata terbaik di Indonesia. Predikat desa adat terbaik didapat karena Desa Madobak masih kental dengan adat dan budaya tradisional. Salah satu tradisi yang terkenal adalah tradisi tato yang diyakini merupakan tradisi tato tertua di dunia. Tato ini merupakan identitas orang-orang suku mentawai yang menyimbolkan keseimbangan alam dan keindahan. Selain itu, Desa Madobak memiliki rumah adat yang terkenal dengan nama uma dan upacara tradisional yang dipentaskan oleh sikerei. Upacara ini bertujuan untuk mengusir roh-roh jahat yang dipentaskan saat upacara pernikahan dan saat memasuki rumah baru. Kekuatan budaya lokal di Desa Madobak masih terpelihara dengan baik hingga sekarang karena mendapat dukungan dari pemerintah lokal yang peduli terhadap kekayaan budaya. Para wisatawan yang berkunjung ke Desa Madobak dapat melihat secara langsung tato-tato suku mentawai dan pakaian tradisional yang mereka gunakan. Bukan hanya adat dan tradisi yang menjadi daya tarik dari desa wisata ini, namun desa ini memiliki air terjun yang bernama Air Terjun Kulu Kubuk. Air terjunnya cukup tinggi yang terkenal dingin dan memiliki pemandangan yang patut untuk dikunjungi.

Minggu, 11 Februari 2018

Pariwisata Berbasis Masyarakat

Materi 2
Pariwisata Berbasis Masyarakat

Oleh Ana Finurika (Pariwisata B)

        Perekonomian masyarakat suatu Negara dapat dikatakan bergantung dengan pendapatan masyarakatnya. Kesejahteraan masyarakat akan membawa dampak yang cukup besar kepada perekonomian Negara. Devisa suatu Negara  juga mempengaruhi tingkat pendapatan perekonomian. Oleh karena itu saat ini perindustrian pariwisata sedang sangat digandrungi. Pasalnya, industri pariwisata secara langsung menperlihatkan dampak ke devisa Negara dan ketingkat perekonomian masyarakat itu sendiri. Maka industri pariwisata saat ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat dengan maksimal.
        Kenyataannya pariwisata memang sangat berhubungan dengan masyarakat. Jika pariwisata dengan maksimal dapat memberdayakan masyarakat disekitar maka industri pariwisata akan lebih berkembang dan masyarakatnya dapat mencapai kesejahteraan. Saat ini dalam industri pariwisata dalam program pariwisata berbasis masyarakat dikenal dengan CBT atau Community Based Tourism. CBT adalah salah satu type dari industry pariwisata yang terbilang unik dan berbeda dengan mass tourism. CBT sendiri merupakan sebuah inovasi dari semakin berkembangan pariwisata untuk membuat masyarakat menjadi berdaya (upaya pemberdayaan masyarakat) maka CBT terus dikembangkan agar dapat menjadi lebih baik dan efektif.

        Community Based Tourism dapat membantu banyak dalam industri pariwisata oleh karena itu prosesnya harus diawali dari mulai dasar, yaitu dengan memilih destinasi. Pemilihan destinasi akan lebih mudah jika mempertimbangkan potensial masyarakat, minat pasar (market), adanya dukungan dari pemerintah sekitar tempat tersebut dan dana yang ada. CBT mengharuskan adanya pembelajaran yang cukup detail tentang destinasi yang akan digunakan karena akan berpengaruh dengan pariwisata yang akan dikembangkan. Pembelajaran tentang pemilihan destinasi akan berlanjut dengan melihat potensi dari pasar yang akan dituju. Pada dasarnya CBT akan membuat pariwisata dapat menuju kejayaan karena dengan mudah dapat memberdayakan masyarakat demi keuntungan masyarakat itu sendiri. Pariwisata berbasis masyarakat lebih menguntungkan dan mudah dikembangkan karena adanya campur tangan masyarakat. CBT merupakan awal dari industri pariwisata yang baru.

Pemberdayaan Masyarakat

Materi 1
Pemberdayaan Masyarakat 

oleh Ana Finurika (Pariwisata B)


                Perkembangan pariwisata semakin jauh dan semakin berkembang kearah yang besar sehingga mempengaruhi pendapatan negara. Pengaruh dari industry pariwisata yang membantu perekonomian masyarakat dengan cepat dan terlihat jelas membuat pemerhatian pemerintah cukup besar di industry ini. Berkembangan tekhnologi juga mempengaruhi perjalanan pariwisata. Semakin berkembang, banyak orang dengan ide-ide baru dan member inovasi-inovasi baru dalam dunia pariwisata. Salah satunya desa wisata. Desa wisata adalah hasil dari inovasi pariwisata yang baru dalam pemenuhan kebutuhan pariwisata yang semakin komplaks. Desa wisata itu sendiri dapat dikaji dan diulas secara mendetail agar pemahaman masyarakat tidak menjadi salah atau menimbulkan kekurangan informasi. Aspek pengting yang ada dalam desa wisata yang pertama dan menurut saya paling utama yaitu pemberdayaan masyarakat.
                Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk menigkatkan kekuatan dari pihak yang tidak berdaya atau lemah. Pemberdayaan masyarakat juga mengandung pengertian memampukan dan memandirikan masyarakat. Pariwisata yang satu ini, desa wisata, sangat erat kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan yang dimaksud tidak hanya dalam peningkatan mutu ekonomi, namun bisa saja pemberdayaan untuk kepentingan lingkungan atau sosial seperti pemberdayaan dengan pengolahan sampah yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Pengertian dari pemberdayaan sangatlah luas dan bermacam macam dan dapat diartikan dalam berbagai hal namun yang paling penting pemberdayan haruslah memberika kekuatan untuk menguasai dan menggunakan sesuatu atau dapat disebut juga dengan pendistribusian ulang. Penerapan yang dilakukan di masyarakat sekarang nyatanya dapat membuat dampak negatif yaitu adanya rasa iri oleh pemberdaya kepada yang diperdayakan, hal ini seharusnya tidak timbul dan sewajarnya pemberdaya haruslah selalu merangkul dan berkerjasama secara konsisten hingga dapat maju bersama-sama.
                Pengembangan pemberdayaan masyarakat harus diiringi dengan pemahaman kepada pemberdaya itu sendiri agar tidak menimbulkan efek negatife yang dapat merugikan dirinya atau kedua pihak oleh karenanya ada pilar pemberdayaan untuk mengkelompokkan tindakan pemberdayaan yang akan dilakukan. Pertama, pemungkinan (enabling) yang berarti memungkinkan yang belum pasti atau tidak mungkin, membuat sesuatu hal menjadi mungkin terjadi karena adanya pemberdayaan. Kedua, penguatan (strengthening) yang dibutuhkan untuk lebih menguatkan sesuatu yang sudah ada agar lebih kuat atau berkembang, misalnya pengerajin anyaman yang sudah mulai meredup usahanya karena kurang menarik dan kurangnya dorongan maka akan diperdayakan dengan berkersamasama bersama masyarakat untuk membuat atraksi wisata berupa wisata kreatif dengan anyaman sebagai bahan utamanya. Pembeharuan tersebut akan membuat lebih banyak pemasukan dan adanya lapangan kerja yang baru bagi masyarakat dan juga bisnis pengerajin anyaman tersebut akan lebih maju lagi. Terakhir, perlindungan (protecting) agar tidak hidak hilang atau mengalami kepunahan, seperti pengadaan workshop dolanan anak di kampung wisata yang merupakan perlindungan terhadap budaya tradisional dolanan anak. Dalam penerapannya sebenarnya, pemberdayaan masyarakat sangat terikat dengan kata pembangunan, pasalnya pembangunan akan berhasil jika adanya pemberdayaan masyarakat yang maksimal. Pemberdayaan masyarakat bukanlah wadah untuk mengexploitasi masyarakat namun merupakan kegiatan untuk membuat masyarakat lebih berkembangan secara keseluruhan (ekonomi, sosial, dll).
                Selain pilar pemberdayaan masyarakatn juga memiliki prinsip yaitu :
  •  Kepemimpinan

Ada orang yang memulai dan berlaku untuk memimpin jalannya pemberdayaan, bukan berarti ada bawahan atau adanya kasta namun kepemimpinan yang dimaksud lebih kearah untuk memperjelas pembedaryaan apa yang akan dilakukan dan dimulai dari mana.
  • Kemitraan

Pemberdayaan tidak dapat berjalan sendiri oleh sebab itu kemitraan dibutuhkan agar adanya kenyakin menjadikan atau untuk mencari mitra yang dapat membantu pemberdayaan itu sendiri
  •         Patungan

Pemberdayaan hanya dapat dilakukan bersama dalam artian semua harus dikerjakan bersama-sama dengan ketentuan atau kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.
  •      Keswadayaan


Keswadayaan kurang lebih sama dengan patungan hanya saja swadaya tidak menerapkan kesepakatan yang terikat namun harus dilakukan bersama-sama karena adanya keterlibatan.

Pilar-pilar tersebut akan membantu perkembangan dan kemajuan dari proses pemberdayaan masyarakat yang sadang dilaksanakan.