Senin, 12 Maret 2018

Desa Wisata Ngringinan, Ganjuran


Travel Writing
Pelangalaman ke Desa Wisata Ngringinan
Oleh Ana Finurika (B)

     Desa wisata Ngringinan merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di daerah Bantul. Desa wisata ini cukup baru namun sudah cukup memiliki beberapa fasilitas dan paket atraksi yang mendukung. Paket wisatanya terjangkau dengan paket yang isinyan beragaram dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan. Namun ada batasan orang yang dapat berkunjung di desa ini 120 orang untuk dewasa dan 150 untuk anak-anak. Disini juga ada paket wisata kreatif yaitu memasak terutama memasak jajanan madumongso yang menjadi salah satu makanan yang menjadi khasnya dari desa ini. Madumongso ini memiliki keunikan sendiri dan tidak sama dengan madumongso biasanya karena  menggunkan ketan putih dan juga diberi kelapa, jadi rasanya lebih kenyal dari madumongso biasanya. Maka tidak heran jika madumongsonya cukup terkenal dan diminati banyak orang.
      Desa ini punya 2 atraksi utama, pertama Museum Bantul Masa Belanda. Bangunannya merupakan bangunan biasa yang terdapat sebuah ruang tamu yang cukup besar dan mampu memuat orang-orang yang berkunjung kesana. Museum ini menjadi satu rumah dengan ruangan besar itu yang bisa disebut dengan hall/ aula. Ada 3 bagian kamar kecil yang saling terhubung dan setiap ruangan ini terdapat beberapa foto bukti bisu dari sejarah Bantul pada masa belanda yang sekarang sudah tidak ada lagi dan hanya tersisa foto-foto tersebut.
     Setelah itu ada Gereja Hati Kusus Yesus dan juga candi Ganjuran yang cukup popular karena adanya cerita sejarah yang cukup menarik didalamnya. Gereja Ini merupakan gereja bangunan baru karena Gereja yang dulu telah rubuh dan rusak karena gempa. Meskipun bangunan baru namun gereja ini memiliki nilai yang cukup banyak dan menyimpan cerita yang cukup dalam. Disebelahnya terdapat candi Ganjuran, candi ini saat terjadi gempa yang menyebabkan  bangunan gereja hancur, candinya malah tetap berdiri kokoh bahkan masih terlihat sangat baru karena dirawat dengan sangat baik. Sampai sekarang gereja dan juga candi ini masih digunakan untuk ibadah selain dari wisata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar