Minggu, 11 Februari 2018

Pemberdayaan Masyarakat

Materi 1
Pemberdayaan Masyarakat 

oleh Ana Finurika (Pariwisata B)


                Perkembangan pariwisata semakin jauh dan semakin berkembang kearah yang besar sehingga mempengaruhi pendapatan negara. Pengaruh dari industry pariwisata yang membantu perekonomian masyarakat dengan cepat dan terlihat jelas membuat pemerhatian pemerintah cukup besar di industry ini. Berkembangan tekhnologi juga mempengaruhi perjalanan pariwisata. Semakin berkembang, banyak orang dengan ide-ide baru dan member inovasi-inovasi baru dalam dunia pariwisata. Salah satunya desa wisata. Desa wisata adalah hasil dari inovasi pariwisata yang baru dalam pemenuhan kebutuhan pariwisata yang semakin komplaks. Desa wisata itu sendiri dapat dikaji dan diulas secara mendetail agar pemahaman masyarakat tidak menjadi salah atau menimbulkan kekurangan informasi. Aspek pengting yang ada dalam desa wisata yang pertama dan menurut saya paling utama yaitu pemberdayaan masyarakat.
                Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk menigkatkan kekuatan dari pihak yang tidak berdaya atau lemah. Pemberdayaan masyarakat juga mengandung pengertian memampukan dan memandirikan masyarakat. Pariwisata yang satu ini, desa wisata, sangat erat kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan yang dimaksud tidak hanya dalam peningkatan mutu ekonomi, namun bisa saja pemberdayaan untuk kepentingan lingkungan atau sosial seperti pemberdayaan dengan pengolahan sampah yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Pengertian dari pemberdayaan sangatlah luas dan bermacam macam dan dapat diartikan dalam berbagai hal namun yang paling penting pemberdayan haruslah memberika kekuatan untuk menguasai dan menggunakan sesuatu atau dapat disebut juga dengan pendistribusian ulang. Penerapan yang dilakukan di masyarakat sekarang nyatanya dapat membuat dampak negatif yaitu adanya rasa iri oleh pemberdaya kepada yang diperdayakan, hal ini seharusnya tidak timbul dan sewajarnya pemberdaya haruslah selalu merangkul dan berkerjasama secara konsisten hingga dapat maju bersama-sama.
                Pengembangan pemberdayaan masyarakat harus diiringi dengan pemahaman kepada pemberdaya itu sendiri agar tidak menimbulkan efek negatife yang dapat merugikan dirinya atau kedua pihak oleh karenanya ada pilar pemberdayaan untuk mengkelompokkan tindakan pemberdayaan yang akan dilakukan. Pertama, pemungkinan (enabling) yang berarti memungkinkan yang belum pasti atau tidak mungkin, membuat sesuatu hal menjadi mungkin terjadi karena adanya pemberdayaan. Kedua, penguatan (strengthening) yang dibutuhkan untuk lebih menguatkan sesuatu yang sudah ada agar lebih kuat atau berkembang, misalnya pengerajin anyaman yang sudah mulai meredup usahanya karena kurang menarik dan kurangnya dorongan maka akan diperdayakan dengan berkersamasama bersama masyarakat untuk membuat atraksi wisata berupa wisata kreatif dengan anyaman sebagai bahan utamanya. Pembeharuan tersebut akan membuat lebih banyak pemasukan dan adanya lapangan kerja yang baru bagi masyarakat dan juga bisnis pengerajin anyaman tersebut akan lebih maju lagi. Terakhir, perlindungan (protecting) agar tidak hidak hilang atau mengalami kepunahan, seperti pengadaan workshop dolanan anak di kampung wisata yang merupakan perlindungan terhadap budaya tradisional dolanan anak. Dalam penerapannya sebenarnya, pemberdayaan masyarakat sangat terikat dengan kata pembangunan, pasalnya pembangunan akan berhasil jika adanya pemberdayaan masyarakat yang maksimal. Pemberdayaan masyarakat bukanlah wadah untuk mengexploitasi masyarakat namun merupakan kegiatan untuk membuat masyarakat lebih berkembangan secara keseluruhan (ekonomi, sosial, dll).
                Selain pilar pemberdayaan masyarakatn juga memiliki prinsip yaitu :
  •  Kepemimpinan

Ada orang yang memulai dan berlaku untuk memimpin jalannya pemberdayaan, bukan berarti ada bawahan atau adanya kasta namun kepemimpinan yang dimaksud lebih kearah untuk memperjelas pembedaryaan apa yang akan dilakukan dan dimulai dari mana.
  • Kemitraan

Pemberdayaan tidak dapat berjalan sendiri oleh sebab itu kemitraan dibutuhkan agar adanya kenyakin menjadikan atau untuk mencari mitra yang dapat membantu pemberdayaan itu sendiri
  •         Patungan

Pemberdayaan hanya dapat dilakukan bersama dalam artian semua harus dikerjakan bersama-sama dengan ketentuan atau kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.
  •      Keswadayaan


Keswadayaan kurang lebih sama dengan patungan hanya saja swadaya tidak menerapkan kesepakatan yang terikat namun harus dilakukan bersama-sama karena adanya keterlibatan.

Pilar-pilar tersebut akan membantu perkembangan dan kemajuan dari proses pemberdayaan masyarakat yang sadang dilaksanakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar