Indonesia merupakan salah satu
negara yang memiliki cukup banyak wisata religi. Bukan hanya makam dan juga
masjid ada juga tempat-tempat wisata lainnya, misalnya klenteng. Klenteng adalah
tempat ibadah orang yang menganut agama kong hu cu. Klenteng didirikan diberbagai tempat karena memang berfungsi
untuk tempat ibadah. Namun, ada beberapa klenteng yang berfungsi untuk tempat
ibadah sekaligus destinasi wisata, seperti Klenteng Sam Poo Kong. Klenteng ini
berada di Kota Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya berada di Jalan Simongan No.129,
Bongsari, Semarang Barang, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Sam Poo Kong menjadi tempat
wisata yang terkenal karena budaya dan sejarahnya. Dahulu, tempat ini bukanlah
bangunan klenteng untuk pemeluk agama kong hu cu namun tempat ini adalah tempat
ibadah pemeluk agama islam karena memang yang membangun adalah orang muslim. Awalnya
pada tahun 1416 Laksamana Zheng Ho atau yang lebih dikenal Cheng Ho mendarat di
semarang dikarenakan juru mudinya sedang sakit keras. Cheng Ho dan armadanya
memutuskan untuk beristirahat di sebuah gua. Dan Cheng Ho pun membangun tempat
ibadah. Sementara Juru mudinya, Wang Jing Hong memulihkan diri dari sakitnya,
Laksamana Cheng Ho meneruskan misinya untuk berlayar lagi. Dengan begitu, Wang
Jing Hong yang masih tinggal dengan beberapa rekannya beradaptasi yang
mengajarkan bercocok tanam serta berdagang dengan masyarakat sekitar. Dan hal
inilah yang membuat tempat sekitarnya menjadi mulai berkembang. Wang Jing Hong
juga membangun patung pimpinannya, Cheng Ho untuk menghormati pemimpinnya
tersebut. Hingga sekitar tahun 1704 terjadilah bencana hujan deras serta
longsor di gua tersebut. Akhirnya masyarakat sekitar memutuskan untuk membuat
gua buatan dan terus dikembangkan dan diperbaiki hingga menjadi Klenteng Sam Poo
Kong yang sekarang. Banyak sekali bangunan tambahan yang dibuat serta beberapa
patung yang ada di Klenteng ini.
Destinasi
wisata ini buka dari jam 08.00 hingga jam 20.00. Dengan harga tiket masuk Rp.5000,-
untuk domestik dan Rp.10.000,- untuk wisata internasional sedangkan anak-anak
dikenakan biaya Rp.3.000,-. Dan membayar Rp.20.000,- untuk domestik dan
Rp.30.000,- untuk wisata internasional yang ingin masuk ditempat sembahyang. Jalan
menuju wisata ini juga mudah namun hanya bisa dijangkau dengan kendaraan
pribadi atau sewaan karena belum ada transportasi umum yang melewati tempat
ini. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tempat wisata ini merupakan
tempat wisata religi yang juga memiliki sejarah menarik. Dan dibeberapa
kesempatan ada berbagai perayaan yang diadakan di klenteng ini. Seperti pada
peringan hari lahir Cheng Ho, saat kedatangan Cheng Ho di Semarang, dan lain
sebagainya. Karena desainya yang sangat bagus tempat ini juga menarik wisatawan
internasional. Juga tempat ini bisa dikatakan seperti di negara Cina karena
warnanya yang sangat khas, warna merah.
Di tempat
ini disediakan toilet dan ada tempat untuk beristirahat juga meskipun wisata
ini merupakan Klenteng namun ada mushola di dalamnya. Tempatnya tidak terlalu
ramai jadi kita dapat menikmati Klenteng ini sampai puas. Hanya saja diperlukan
perhatian pada guide, walaupun hanya wisata religi namun tempat ini memiliki
cerita sejarah yang menarik maka wisatawan juga harus tahu tentang hal itu,
jadi guide yang menjelaskan semuanya tentang Klenteng Sam Poo Kong sangat
dibutuhkan.
Sumber Tulisan




